Category Archives: Hikmah

Belajar Berjiwa Besar

Sekitar tahun 2001-2003, saya sekeluarga masih berada di Saitama, Jepang, dalam rangka mengikuti suami yang tugas belajar di Saitama University. Pada saat itu kebetulan suami sedang diamanahi menjadi Ketua PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Jepang, sebuah organisasi yang memwadahi para pelajar/mahasiswa yang sedang belajar di Jepang. Di sela sela kegiatan perkuliahan yang padat, juga kegiatan kegiatan luar kampus , serta 2 orang anak yg sudah terlahir ;)tak kalah tuk meminta perhatian, saya tahu benar bagaimana suami saya berusaha memberikan kemampuannya dengan maksimal untuk menjalankan amanah yang telah diterimanya. Continue reading

Advertisements

Recycle Baby’s Shop

Tergelitik saat seorang teman bertanya kepada saya tentang pengalaman membelikan sepeda untuk anak pertama kali. Memang, semua yang berbau “pertama kali” bisa jadi adalah kenangan yang tak terlupakan πŸ˜‰ Tersenyum sendiri, sambil mengingat saat pertama kali membelikan Mas Irsyad sepeda kecilnya, dulu, di Saitama ….. Continue reading

Enak di mana ?

Setelah 7 tahun mendampingi suami studi di Jepang, tahun 2004 akhirnya kami sekeluarga kembali ke tanah air, membawa segala kenangan yang indah maupun sebaliknya, suka duka perjalanan hidup kami selama di Jepang. Sekian lama tinggal di negeri Sakura, negeri Matahari Terbit, salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh relasi, teman, saudara adalah : enakan mana mbak? di Jepang atau Indonesia ? Hmmm … pertanyaan yang sulit. Jepang dan Indonesia adalah 2 negara yang memiliki banyak sekali perbedaan. Musim, adat istiadat, makanan, karakter manusia, dll. Saya akan coba menjawabnya di sini dengan membaginya menjadi 2 bagian, enak dan tidak enaknya tinggal di Jepang.. Continue reading

Sabishii

Kesepian. Mungkin lebih tepatnya lagi adalah rasa kehilangan akan sesuatu yang biasa kita lakukan, kita temui, kita rasakan. Banyak kan yang punya perasaan seperti ini? Ada yang sabishii karena ditinggal suami ke luar kota πŸ˜‰ atau karena ditinggalkan seorang sahabat dekat, mungkin juga karena sedang patah hati. Tapi saya bukan lagi patah hati lho πŸ˜€ Sekali lagi saya merasakan sabishii, karena tiba waktunya menyapih si kecil berhenti minum ASI. Kenapa sabishii sih? Continue reading

What is in the name

Mungkin maksud Anda adalah: sulistiani wulandari. Kalimat itulah yang akan muncul ketika saya tuliskan nama lengkap saya ke dalam kotak search Google. Sejak pertama kali masuk sekolah, SD,SMP,SMA hingga kuliah, kesalahan pengucapan atau penulisan nama, sudah biasa saya alami. Ketika guru atau dosen mengabsen, kerap kali saya menyampaikan ralat atas pengucapan nama saya yang salah. Sulistiani, dalam bahasa Jawa berarti indah/keindahan, adalah nama yang umum digunakan bagi anak perempuan. Sulihtiani, kata pertama dari dua kata yang membentuk nama saya memang terasa aneh didengar telinga πŸ˜‰ Tidak heran bila Google mempertanyakan kebenarannya, karena ketidaklazimannya digunakan. Di usia di mana saya mampu dengan benar menuliskan nama lengkap saya, kepada orang tua tidak lupa saya tanyakan arti dari nama itu. Continue reading

Muslimah Jepang Itu…

Pada suatu hari di Masjid Otsuka, Tokyo, Jepang, selesai mengikuti majelis taklim khusus muslimah, saya bercakap-cakap dengan seorang muslimah Jepang, sebut saja namanya Fulanah. Percakapan kami dimulai dengan pernyataan Fulanah kepada saya : β€œ Wulan san, saya iri lho kepada saudara-saudara muslimah dari Indonesia, Pakistan, Bangladesh, Malaysia dan negara-negara Islam lainnya. Mereka telah memeluk Islam sejak lahir. Sejak kecil telah diajarkan nilai-nilai Islam. Telah beribadah sepanjang hidupnya. Fasih membaca Al Qur’an. Tentu mereka telah memperoleh pahala yang sangat banyak atas segala ibadah dan amal yang telah dilaksanakannya”. Continue reading

Kami ga nai no ?

Mengenakan jilbab (kerudung ) di Indonesia, bukan merupakan suatu hal yang aneh. Bahkan jilbab sekarang sudah menjadi trend di tanah air, seiring dengan banyak munculnya produsen jilbab dengan berbagai bentuk dan model jilbab.

Berbeda halnya di Jepang, wanita mengenakan jilbab adalah pemandangan langka. Tidak heran setiap bertemu dengan orang Jepang, mata mereka akan agak lebih lama menatap pemandangan ” langka” itu. Kadang-kadang saya ditanya, ” Surilangka jin desu ka ? “..orang Srilangka ya ? πŸ˜‰ Atau suatu saat, di supermarket, seorang bocah cilik bertanya, ” Atsui janai no ? “…apa gak panas ? serta banyak lagi pertanyaan dan komentar yang ditujukan kepada saya sehubungan dengan jilbab yang saya pakai. Continue reading