Busyro : Naik Kelas dan Khitan

Tidak ada alasan untuk tidak menulis, itu dogma yang sering dilontarkan oleh suami tersayangdi rumah. Tapi apa daya, keinginan menulis kadang harus mengalah oleh kesibukan-kesibukan saya di rumah. Lebih lagi, saya termasuk tipe yang membutuhkan waktu dan ruang yang comfortable untuk menulis, dan itu sangat jarang saya bisa dapatkan. Berbeda dengan membaca, yang bisa dilakukan dalam keadaan yang kurang comfortable sekalipun. Itulah sebabnya, frekuensi saya menulis di blog mungkin tidak bisa menyamai blogger lain yang produktif menulis di blognya.

Ngomong-ngomong tentang kesibukan di rumah, bulan Juni-awal Juli ini kesibukan di rumah melebihi hari-hari biasanya. Diawali pada awal Juni yang lalu, Irsyad dan Hasan harus menghadapi ulangan formatif terakhir di semester 2 ini, dilanjutkan dengan final exam alias ulangan kenaikan kelas. Sebenarnya Irsyad dan Hasan sendiri terkesan santai menghadapi ujian-ujian itu, justru umminya yang jadi senewen melihat anak-anaknya yang nyantai 😉

Alhamdulillah, dalam kondisi badan yang sehat anak-anak dapat melewati ujian kenaikan kelas dengan baik. Dan hasilnya, senyum cerah menghiasi wajah umi ketika datang ke sekolah mengambil raport 🙂 Alhamdulillah, Irsyad dan Hasan naik kelas dengan nilai yang cukup memuaskan. Irsyad naik kelas 4 dan Hasan naik kelas 2.

Tiba saatnya liburan akhir tahun ajaran. Mengingat tidak ada agenda khusus untuk liburan keluarga, untuk memaksimalkan masa liburan, pada hari Selasa 1 Juli 2008, 2 orang anak laki-laki ummi dan abi telah memenuhi kodratnya sebagai laki-laki sesuai dengan syariat Allah SWT yaitu berkhitan. Meja makan di rumah yang telah disulap menjadi meja operasi menjadi tempat pelaksanaannya. Agak sedikit “heboh” ketika giliran pertama, Irsyad, dan “sangat tenang” ketika giliran kedua, Hasan 😀 2 jam, dan selesailah operasi kecil yang dilakukan di ruang keluarga rumah kami. Alhamdulillah, berjalan lancar, dan sekarang Irsyad dan Hasan dalam pemulihan pasca operasi. Untuk seluruh keluarga, handai taulan, tetangga dan teman-teman, terima kasih atas doa-doanya.

Advertisements

13 thoughts on “Busyro : Naik Kelas dan Khitan

  1. Romi Satria Wahono July 9, 2008 at 11:07 pm Reply

    Selamat untuk Ummi atas kerja kerasnya ngopeni para laki-laki di rumah yang nakal dan mbeling-mbeling 🙂

  2. edratna July 10, 2008 at 10:57 am Reply

    Wah selamat, sudah mengkhitankan anak…..saya dulu paling senewen, jadi akhirnya anak saya dikhitan di Bandung (biar tak perlu pakai acara mengundang tetangga, maklum saya ga kebayang khitanan itu seperti apa).

    Ternyata anak saya, yang mestinya hanya dikhitan di RS Bungsu, karena dokter dan perawatnya ditendangi, akhirnya diputuskan di bius total. Setelah sembuh saya tanya…”Nak, kenapa minta dikhitan kalau masih takut?” Jawabnya,”kata temanku kalau nggak sekarang nanti pisaunya yang dipakai untuk mengkhitan akan makin besar.”….Hahaha…jadi itu toh alasannya kok mendadak minta dikhitan liburan itu juga….

  3. Tatas Wicaksono July 11, 2008 at 6:30 am Reply

    ya elah bu, tak pikir di kampung halaman saya aja yang musim khitan, eh ternyata di bekasi juga toh. Sampe temen ibu bapak saya yang kerja di Merauke menyempatkan pulang buat mengkhitankan 2 putranya bersamaan.. hehe

    met repot deh bu! 🙂

  4. Dr Didi Kusmarjadi SpOG July 15, 2008 at 7:24 am Reply

    Wah nggak nyangka nich…ternyata mbak wulan ‘KB’ ya…Selamat atas perkhitanan Busyro,,,

  5. wulan July 15, 2008 at 11:21 pm Reply

    #Romi Satria Wahono : thanks honey;)

    #edratna : terimakasih bu. He he he bisa aja anak2 ya bu.

    #Tatas Wicaksono : Ya liburan sekolah memang musim khitan. Thanks ya..

    #Dr Didi Kusmarjadi SpOG : begitulah dok:D
    Terima kasih…

  6. Rindu July 16, 2008 at 12:37 am Reply

    Kita koq gak diundang bu?

  7. wulan July 17, 2008 at 5:09 pm Reply

    #Rindu : Acaranya simple aja kok mbak, memang gak pake undang-undang;)

  8. ayampetok2 July 18, 2008 at 6:04 pm Reply

    wah, ummi, anaknya khitanan gak undang2
    huhu~
    AyAm kan ingin juga main ke rumah ummi
    *di mana sih?*
    selamat untuk anaknya sudah khitanan

    btw, saya berangkat ke Italy 27 Agustus nanti
    ummi mau nganter juga?
    hehe68x
    mohon do’a dari ummi yang sudah pernah menemani Om Romi belajar ke luar
    ini pertama kalinya saya belajar jauuuhhhh
    *biasanya di negeri tetangga saja sih, hehe68x*

  9. Achmad Sholeh July 25, 2008 at 11:33 am Reply

    selamat untuk naik kelas dan juga khitannya, semoga menjadi anak-anak yang berguna… salam

  10. dr. Didi K, SpOG July 30, 2008 at 5:49 pm Reply

    Sudah lama nggak buat posting ya ummi…

  11. wulan July 31, 2008 at 10:02 am Reply

    #ayampetok2 : Emang gak pake undang2 kok amel, rumah kami di Perumahan Purigading, deket tol Jatiwarna…main ke sini ya…
    Wah, selamat ya…mudah2 an sukses selalu studinya 🙂

    #Achmad Sholeh : Terima kasih..

    #dr.Didi K, SPOG : tulisannya masih di draft dok, tinggal final touch, mudah2an bisa segera diposting, nyari waktu longgar dulu nih 🙂

  12. yadisyahid September 8, 2008 at 12:59 pm Reply

    wah selamat mbak atas suksesnya acara tsb…hehhee..maaf nggak bisa datang karena bentrok dengan jadwal pulang kampung ke RIAU…adik saya juga nikah hari itu

  13. wulan September 9, 2008 at 7:47 am Reply

    #yadisyahid : ya terimakasih, sebenarnya sangat ditunggu lho kehadirannya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: