Guru Agama SMA ku

Namanya Pak Musliman. Berpenampilan khas, seragam guru, peci hitam,kacamata di atas hidung dan tas dikepit di ketiak. Dengan kepala menunduk berjalan di sepanjang koridor sekolah, sambil sesekali membalas sapaan hormat murid-muridnya. Anak-anak waktu itu suka ngerasanin…pak Musliman kalau jalan sambil nyari uangnya yang hilang kali …nakal banget ya 😀 Padahal itu kan salah satu cara untuk “menahan pandangan” atau biasa disebut dengan “Ghadul Bashar”.

Pelajaran agama Islam diawali dengan sapaan salam. Kemudian, satu persatu dipanggilnya kami sesuai urutan absen untuk tilawah Al Qur’an. Ketika adzan Dzuhur terdengar dari Masjid Baiturrahman, beliau akan segera menghentikan semua kegiatan belajar mengajar, lalu bersama-sama kami mendengarkan lantunan adzan hingga selesai. Setiap istirahat jam pertama, beliau bergegas melangkahkan kaki ke masjid melaksanakan shalat Dhuha, tentu saja kami pun diajak pula untuk melaksanakannya.Tidak lupa beliau selalu menganjurkan kami untuk hadir setiap hari Ahad pagi di masjid sekolah untuk mengikuti Kuliah Ahad Pagi. Lalu apa yang istimewa dari beliau ?

  1. Memberi contoh nyata kepada muridnya agar mata yang dianugerahkan kepada kita tidak digunakan untuk melihat hal-hal yang negatif alias gak jelalatan ke sana-sini 😉

  2. Mengajak muridnya untuk mencintai dan mempelajari Al Qur’an. Bagaimana kita bisa mengaplikasikan isi Al Qur’an dalam kehidupan kita sehari-hari kalau kita gak pernah mempelajarinya, bahkan gak bisa baca Al Qur’an sama sekali. Alhamdulillah, selama 3 tahun pak Musliman mengajar, berhasil mengentaskan murid-muridnya dari buta baca Al Qur’an. Bahkan beliau menyediakan waktunya di sore hari bagi yang ingin menerima tambahan pelajaran membaca Al Qur’an, gratis lagih ! 😀

  3. Menghormati lantunan adzan, dengan mendengarkannya. Seringkali kita cuek aja kalau mendengar adzan kan yah 😉

  4. Membiasakan diri untuk melakukan shalat Dhuha mengingat keutamaannya. Adapun keutamaan shalat Dhuha adalah :

    Dari Abu Dzar Al-Ghiffari RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma’ruf adalah shodaqoh. Nahi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha”
    (HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami’ul Ushul 9/436)

    Dari Abu Hurariroh RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada yang menjaga (pelaksanaan) sholat dhuha kecuali Awwab” dalam kesempatan lain : “Ia termasuk sholat Awwabin”
    (HR. Ibnu Khuzaimah 2/228, Al-Hakim 1/314, Thobrony 2/279. Hadits ini disahihkan oleh Imam Al-Hakim dengan syarat Muslim. Imam Al-Bany menghasankan hadis ini dalam kitabnya Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah No. 1994)

    Dari Abu Darda dan Abu Dazr Al-Giffari RA, dari Rasulullah SAW, dari Alloh Swt. Dia berfirman: “Wahai anak Adam, ruku’lah untuk-Ku di permulaan hari empat rakaat, maka Aku akan mencukupkan bagimu di akhirnya”
    (HR Ahmad dalam Al-Musnad 6/440-451, Tirmidzy No. 475, Hadits ini disahihkan oleh Ahmad Syakurt dalam tahqiqnya terhadap hadits Tirmidzy dan juga oleh Al-Bany dalam Shohih Sunan At-Tirmidzy 1/147)

  5. Mengajak murid-muridnya untuk memperluas pengetahuan keIslaman atau Tsaqofah Islamiyah, dengan mengikuti Kuliah Ahad Pagi.

Terimakasih pak Musliman !

Advertisements

18 thoughts on “Guru Agama SMA ku

  1. dewi May 1, 2007 at 1:24 am Reply

    Memang mbak, guru yang berkesan dihati, pasti deh keinget sampai kapanpun, terutama didikannya ya….
    gimana kabar anak anak? mana updatenya??

  2. wulan May 1, 2007 at 12:52 pm Reply

    # Dewi : Betul sekali bu, saya respek banget sama guru yang satu ini. Anak2 alhamdulillah sehat, cuma memang di rumah habis terserang wabah, makanya sempet libur ngeblognya… Updatenya insya Allah …

  3. Agung May 30, 2007 at 6:22 pm Reply

    alangkah bahagianya
    sang Guru
    tatkala ajaran
    menancap begitu dalam

    rasa puas itu..
    seperti SURGA!

  4. wulan May 31, 2007 at 1:45 pm Reply

    #Agung : Guru….memang pahlawan tanpa tanda jasa.

  5. oRiDo July 5, 2007 at 9:16 am Reply

    memang begitulah seharusnya seorang guru…
    bgitulah seharusnya semua orang..
    tidak hanya ngomong.. tetapi juga memberikan contoh nyata..

    shalat dhuha
    memang perlu tuh..

  6. wulan July 6, 2007 at 1:42 am Reply

    #Orido : yup, jangan No Action Talk Only

  7. Dede Farhan Aulawi March 22, 2008 at 7:25 am Reply

    Dalam tautan cinta pada-Nya
    Kita tertunduk malu penuh syukur
    Merenungi hakikat hidup yang penuh nikmat
    Manakala sesekali kaki tersandung…
    …kita coba pungkiri nikmat-nikmat Tuhan
    maka kita kan diuji tuk mengukur peta kesabaran

    Ternyata syukur adalah kunci kenikmatan
    …karena dengan syukur nikmat itu akan di tambah kembali
    Sebaliknya jika kita kufur…
    Berbagai kenikmatan itu akan di sirna ditelan masa
    Semoga kita semua digolongkan menjadi hamba-hamba Allah yang pandai bersyukur. Amin

  8. Dede Farhan Aulawi May 21, 2008 at 8:24 pm Reply

    Mengenal Sirosis
    Oleh : Dede Farhan Aulawi

    Sahabat…
    Jika kita bicara soal penyakit, maka rasanya waktu itu selalu kurang dan
    kurang, karena masalah kesehatan adalah kebutuhan kita semua. Meskipun
    memang tingkat kebutuhan dan tingkat kepedulian yang berbeda dan
    dipengaruhi oleh banyak faktor. Perbedaan sudut pandang adahal hal yang
    lumrah di tengah masyarakat yang relatif sangat majemuk ini.

    Hal lain yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini adalah soal Sirosis
    atau Liver/ kanker hati. Kasus di National Hospital Taiwan baru – baru ini
    cukup mengejutkan dunia kedokteran, karena ada seseorang yang selama ini
    memeriksakan fungsi hatinya (GOT,GPT) dan dikatakan baik,tetapi ternyata
    saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati
    sepanjang 10 cm. Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada
    hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index)sebagai
    parameter untuk menentukan baik atau tidaknya fungsi hati, namun kasus di
    taiwan ini membuka mata kita semua bahwa pengetahuan manusia itu sungguh
    sangat terbatas. Dokter Hsu Chin Chuan berpendapat bahwa hal terpenting
    adalah pencegahan yaitu kesediaan untuk memeriksakan diri sedini mungkin.

    Jika kita bicara aspek pencegahan, maka ada beberapa hal yang perlu kita
    ketahui faktor – faktor yang menjadi penyebabnya sehingga penyakit hati
    ini bisa dicegah atau dihindarkan. Faktor – faktor tersebut adalah :

    1. Suka Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang
    2. Tidak buang air di pagi hari
    3. Pola makan yang terlalu berlebihan
    4. Tidak makan/ sarapan pagi
    5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
    6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,
    pemanis buatan.
    7. Minyak goreng yang tidak sehat!
    Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat membuat makanan
    meskipun menggunakan minyak goreng yang dianggap terbaik
    8. Jangan mengkonsumsi makanan gorengan bila kita dalam kondisi penat,
    kecuali dalam kondisi tubuh yang fit
    9. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.
    Sayur mayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga,
    jangan disimpan.

    Dengan mengenal faktor – faktor ini setidaknya kita bisa menghindari hal –
    hal yang bisa kita lakukan. Semua tergantung pada kita sendiri, dan yang
    bisa peduli terhadap kesehatan kita adalah kita sendiri.

    Waktu – waktu yang perlu kita perhatikan :
    Pukul 21.00 – 23.00 adalah proses tubuh melakukan aktivitas pembuangan
    zat- zat yang tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi
    (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan
    suasana tenang. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi
    yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak
    belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

    Pukul 23.00 – 01.00 adalah proses de-toxin di bagian hati, maka sebaiknya
    tubuh kita dalam kondisi tidur pulas.

    Pukul 01.00 – 03.00 adalah proses de-toxin di bagian empedu, juga
    sebaiknya berlangsung dalam kondisi kita tertidur.

    Pukul 03.00 – 05.00 adalah proses de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu
    akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu
    ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran
    pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi
    proses pembuangan kotoran.

    Pukul 05.00 – 07.00 adalah proses de-toxin di bagian usus besar, harus
    buang air di kamar kecil. Ingat jangan di kasur lho ya he he he…

    Pukul 07.00 – 09.00 adalah proses penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,
    oleh karena itu sangat dianjurkan sarapan pagi. Bagi orang yang sakit
    sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk
    7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.
    Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan
    masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan
    sama sekali.

    Selain itu, pada waktu tengah malam sampai sekitar pukul 4 dini hari
    adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah yang
    memang penting bagi tubuh kita. Oleh sebab itu, tentunya sangat diharapkan
    kita bisa mulai tidur nyenyak lebih awal dan jangan banyak begadang untuk
    hal – hal yang tidak perlu. Semoga kita bisa memanfaatkan pengetahuan
    kita, untuk menjaga kesehatan kita, karena inipun bagian dari pelaksanaan
    atas amanah untuk menjaga kesehatan. Dengan tubuh yang sehat kita bisa
    bekerja, berkarya dan beribadah sebaik mungkin. salam sehat…!!!!

  9. Kang Nur July 31, 2008 at 8:37 pm Reply

    ya, alhamdulillah saya punya guru agama juga hampir semuanya bisa diteladani, dan seperti jadi pengganti orangtua saat di sekolah.. 🙂

  10. hakimaza September 9, 2008 at 11:20 am Reply

    Jadi inget sama pak Musliman. Beliau tidak pernah marah kalo ada anak yang terlambat masuk kelas dengan alasan dari musholla, sholat. walau kadang teman2 memanfaatkan hal itu. 😦

  11. iin September 21, 2008 at 9:49 am Reply

    Ga bisa ngomong apa-apa kalo inget pak Musliman…yang teringat hanya dosa2 & kenakalan jaman SMA…karena jasa beliaulah saya bisa belajar ibadah dengan benar…sehingga bisa seperti ini…

  12. abakhalila September 21, 2008 at 11:59 pm Reply

    jadi malu kalau ingat dulu ditanyai; kenapa bacaannya “plegak-pleguk”. setidaknya itu jadi semangat. sekarang rumah Beliau dimana yah? apa masih di sekitar Pelabuhan Tj Emas Semarang? semoga Allah ta’ala senantiasa me-ridhai segala amal baik Beliau, amiin.

  13. iin September 30, 2008 at 4:43 pm Reply

    to : abakhalila..
    kabar terakhir saya dapatkan dari seorang teman yang sowan kesana..pak Musliman tinggal di daerah barutikung..beliau baru saja sembuh dari sakit stroke yang dideritanya beberapa tahun..minta doanya supaya pak Musliman diberi kesehatan dan dimudahkan rejekinya..ameen.

  14. hakimaza October 9, 2008 at 9:16 am Reply

    buat abakhalila dan iin, ditampilin dong alamat blognya. biar bisa silaturrahmian..
    oh ya sekalian… mumpung pas lebaran..
    mohon maaf lahir batin ya buat semua aja

  15. hakimaza October 14, 2008 at 2:52 pm Reply

    Berita duka, telah meninggal dunia pak Musyahid (rekan pak Musliman di SMANSA) dulu, Senin (13/10).

  16. wulan October 22, 2008 at 11:42 am Reply

    #hakimaza, abakhalila, iin : semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan berkahnya kepada Pak Musliman dan guru2 kita lain, yang telah berjasa mendidik murid-muridnya. amiin.

  17. Anam January 28, 2009 at 1:21 pm Reply

    Saya juga ingat Pak Musliman melempar kopiah ke saya ketika khutbah Jumat. Waktu dulu, udah masih pelajar SMA,
    gundulan (gak pake peci dan pakaian layak sebagai khotib, karena masih pake seragam) berani khotbah Jumat.
    Jadi ingat dulu berani2nya ya saya ngusulin khotbah Jumat oleh anak-anak Sirois. Dah gitu waktu ada lomba khotbah… bisa-bisanya saya menang.

  18. WilliamRamsai June 26, 2011 at 12:44 am Reply

    I am seriosely frustrated. Because instructions don’t work, and the support is hard to reach.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: