Kuse

Kuse, ku dibaca seperti ku pada aku dan se dibaca seperti se pada sewa. Berasal dari bahasa Jepang yang artinya kurang lebih, kebiasaan seseorang yang dibawa dari kecil dan susah dihilangkan. Ini terjemahan bebas saya sendiri sih ;) Mohon yang ahli bahasa Jepang bisa membetulkan kalau salah.

Kuse bisa bermacam bentuknya,  dilakukan oleh pelakunya secara refleks. Mudah diketahui karena sering dilakukan pada saat-saat tertentu, ketika si pelaku membutuhkan kuse-nya untuk memenuhi kenikmatannya. Kuse sebenarnya bisa dihentikan, bila dilakukan sedini mungkin. Pada bayi contohnya adalah mengisap jempol. Bila tidak dihentikan, kebiasaan ini bisa berlanjut hingga dewasa. Bila merugikan, sebenarnya kuse harus dihentikan. Mengisap jempol misalnya, bisa membuat bentuk ibu jari menjadi berubah, biasanya ujungnya mengecil dan membuat bentuk tulang rahang menjadi agak ke depan alias tonggos. Anak-anak di rumah pun gak luput dari fenomena ini. Read more »

Wabah Keropos

Bukan nama wabah suatu penyakit, tapi benar-benar wabah yang menyerang kami di Perumahan Purigading terutama di Vila Besakih. Awalnya dari perbincangan ringan ibu-ibu jamaah Majelis Taklim RT 03 setiap Jumat malam, selesai acara sambil menikmati hidangan yang disediakan tuan rumah, Ibu tuan rumah meminta maaf kepada para tamunya karena keadaan rumah beliau yang banyak coretan di dinding hasil karya putri tercintanya. Permohonan maaf ini disambut anggukan maklum oleh ibu-ibu lainnya, lha wong keadaannya sama dengan di rumah mereka masing-masing ;) …maklum perumahan baru, yang tinggal juga pasangan-pasangan muda yang anak-anaknya juga masih kecil-kecil. Akhirnya perbincangan merembet ke arah fisik bangunan rumah terutama mereka yang rumahnya masih asli bangunan dari pihak developer, belum mengalami renovasi. Dari tembok yang runtuh adonan pasir-semennya, kayu kusen yang keropos, kebocoran dari langit-langit karena karpus yang hancur, sampai retak-retak di dinding yang menakutkan tuan rumahnya. Read more »

Guru Agama SMA ku

Namanya Pak Musliman. Berpenampilan khas, seragam guru, peci hitam,kacamata di atas hidung dan tas dikepit di ketiak. Dengan kepala menunduk berjalan di sepanjang koridor sekolah, sambil sesekali membalas sapaan hormat murid-muridnya. Anak-anak waktu itu suka ngerasanin…pak Musliman kalau jalan sambil nyari uangnya yang hilang kali …nakal banget ya :D Padahal itu kan salah satu cara untuk “menahan pandangan” atau biasa disebut dengan “Ghadul Bashar”.

Pelajaran agama Islam diawali dengan sapaan salam. Kemudian, satu persatu dipanggilnya kami sesuai urutan absen untuk tilawah Al Qur’an. Ketika adzan Dzuhur terdengar dari Masjid Baiturrahman, beliau akan segera menghentikan semua kegiatan belajar mengajar, lalu bersama-sama kami mendengarkan lantunan adzan hingga selesai. Setiap istirahat jam pertama, beliau bergegas melangkahkan kaki ke masjid melaksanakan shalat Dhuha, tentu saja kami pun diajak pula untuk melaksanakannya.Tidak lupa beliau selalu menganjurkan kami untuk hadir setiap hari Ahad pagi di masjid sekolah untuk mengikuti Kuliah Ahad Pagi. Lalu apa yang istimewa dari beliau ? Read more »

Mereka Yang Kusayang

irsyadAbdurrahman Yusuf Irsyad. Biasa disapa dengan Irsyad. Si sulung, lahir tanggal 15 Juni 1998 di Saitama, Jepang.Lahir bersamaan dengan musim hujan menjelang musim panas di Jepang, atau orang Jepang menyebutnya dengan tsuyu. Sejak kecil, Irsyad ‘ngga pernah ngerepotin umminya. Mau aja ditinggal achi kochi (ke sana sini), nyuci pakaian, njemur, masak, dll sementara dianya asyik main sendiri. Makanan favoritnya adalah segala makanan yang berbau karbohidrat, seperti nasi, mi, dan pasta. Bisa ditebak, Irsyad jadi anak ummi dan abi yang paling gemuk di rumah ;) Karena lahir, dan sempat sekolah di Jepang selama 2 tahun, ketika pulang ke Indonesia kemampuan bahasa Indonesianya agak memprihatinkan. Tapi Alhamdulillah, setelah beberapa lama masuk sekolah di TK perlahan-lahan kemampuan bahasanya membaik. Mas Irsyad, demikian panggilan kesayangannya, adalah seorang kakak yang suka mengalah kepada adik-adiknya.Mudah-mudahan bisa menjadi teladan yang baik buat adik-adik ya mas…..love you

hasanAbdussalam Faqih Hasan. Si Nomor Dua. Hasan, nama panggilannya. Lahir 9 Oktober 2000 di Saitama, Jepang. Kalau Mas Irsyad lahir di musim panas, Mas Hasan lahir ketika suhu udara mulai dingin, yaitu musim gugur atau aki. Saat itu ummi agak kepayahan, karena 2 hari kontraksi gak maju-maju :( Akhirnya dokter memutuskan untuk induksi. Alhamdulillah, setelah proses yang lumayan lama, anak ummi dan abi yang kedua muncul ke dunia. Kalau mas Irsyad agak pendiam, si nomor dua ini boleh dibilang agak cerewet ;) Tapi Hasan anak yang berani lho, sejak Play Group sampai sekarang, sekolah gak pernah dianterin dan ditungguin ummi. Oleh karena itu di sekolah dia dikenal dengan panggilan Abang Hasan, karena sifatnya yang dewasa itu ….begitu kata bu guru. Selalu jadi anak pemberani ya bang Hasan…love you

Yuka..senyum dulu ah Salsabila Yuka Izzatunnisa. Si Nomor Tiga. Yuka, demikian dia disapa. Anak perempuan pertama ummi dan abi. Lahir tanggal 24 Juni 2003,di Saitama, Jepang. Seperti halnya mas Irsyad, Yuka juga lahir di musim panas. Ketika hamil, sengaja ummi gak minta dikasih tahu sensei, jenis kelamin bayi. Jadi ketika perawat memberitahu bahwa yang lahir adalah onnanoko (anak perempuan), surprise banget….alhamdulillah :) Yuka artinya bunga yang lembut, tapi entah kenapa Yuka jadi anak yang paling cerewet di rumah :D Tapi, Yuka adalah anak ummi dan abi yang paling cepat dan pintar ngomong. Pandai menirukan nyanyian dan gerak tarian. Semoga jadi anak yang pintar dan sholehah ya…..love you

nanaNadhifah Laila Ramadhani. Si Nomor Empat. Nana, seperti namanya lahir di malam bulan suci Ramadhan. Tepatnya tanggal 19 Oktober 2005, di Rumah Sakit Haji Jakarta. Jadi Nana adalah anak ummi dan abi pertama yang “made in Indonesia” ;) Si cantik yang satu ini, proses kelahirannya paling cepat di antara yang lainnya. Dengan hanya 2 kali tarikan nafas, Nana terlahir ke dunia. Sayang, setelah lahir Nana sempat harus dirawat di ruang neonatus karena kadar bilirubin dalam darahnya yang tinggi. Jadilah ummi harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menyusui. Alhamdulillah setelah 5 hari dirawat, Nana diperbolehkan pulang. Agak deg degan juga waktu itu, soalnya udah deket hari raya Idul Fitri, sedih dong kalau Nana harus berlebaran di rumah sakit :) Semoga Nana selalu diberi kesehatan ya….amiin ..love you.

azkaNaura Azka Sadidah. Si Nomor Lima. Azka lahir tanggal 20 November 2006, di Rumah Sakit Haji Jakarta. Paling lama mundurnya dari hari perkiraan lahir, 9 hari ! rekor deh :D Sampai-sampai Eyang putri yang datang dari Semarang habis duluan cutinya, Azka belum lahir juga. Setelah 4 jam diinduksi -bu dokter bilang “digelitikin”- alhamdulillah Azka lahir ke dunia. Wajahnya paling “njawani”, begitu kata teman-teman ummi yang udah ngelihat Azka. Kalau yang lain Japanese, yang ini Javanese..he..he.. :) Gak pa pa ya dik Azka, Japanese atau Javanese, Azka adalah buah hati ummi dan abi. Cepet gede yah, biar bisa main dengan kakak yang lain…love you

romi.jpgRomi Satria Wahono. Si Nomor…bukan ding :D Beliau inilah yang dipanggil Abi oleh kelima buah hati kami. Pekerja keras yang gak kenal waktu, apalagi kalau udah di depan komputer ;) Bapak yang hangat dan care kepada anak-anaknya, suami yang penyayang dan pemurah kepada istrinya….duuhhh :) Paling suka sayur asem-asem, jadi kalau saya udah kehilangan ide mau masak apa, sayur inilah pilihannya, dijamin gak bakalan protes..he..he. Tempat hiburan favorit adalah toko buku dan toko elektronik. Pernah dengar kota Akihabara ? Kota elektronik yang terkenal di Jepang. Dulu pernah diajak jalan-jalan ke tempat ini, sampai di rumah pusing dan muntah-muntah, habis gak ada indahnya sama sekali :D Kapok deh, sejak itu gak mau lagi diajak ke sana. Suka diprotes anak-anak, karena jarang libur di hari libur, jadi kalau pas hari libur Abi ada di rumah, anak-anak malah bilang …Abi gak kerja ?..he.he. Tapi kami mengerti, Abi bekerja keras buat kami semua… ya gak ;) Abi..ganbatte ne..we love you.