<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ummu Irsyad Blog &#187; Keluarga</title>
	<atom:link href="http://ummuirsyad.wordpress.com/category/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ummuirsyad.wordpress.com</link>
	<description>Myself, Mylife and Myworld</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 18:04:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ummuirsyad.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f410fb21a11d40fc0f1e7daf7d96e48c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ummu Irsyad Blog &#187; Keluarga</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>New Released in 2009 ! Mereka Yang Kusayang Part II</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/11/09/new-released-in-2009-mereka-yang-kusayang-part-ii/</link>
		<comments>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/11/09/new-released-in-2009-mereka-yang-kusayang-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 16:47:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummuirsyad.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, di tahun 2009 ini  ternyata Allah masih mempercayai kami akan amanah Nya, seorang bayi laki laki, setelah 3 kali berturut turut 3 bidadari cantik menghiasi rumah kami. Mujaddid Ilman Mahdan. Si nomor enam.  Dik Mahdan, lahir di RS Haji Jakarta pada tanggal 23 Juni 2009. Untuk ketiga kalinya dr. Dwi Rasyanti, SpOG membantu umi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=247&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-248" title="mahdan" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/11/img_5780.jpg?w=150&#038;h=143" alt="mahdan" width="150" height="143" />Alhamdulillah, di tahun 2009 ini  ternyata Allah masih mempercayai kami akan amanah Nya, seorang bayi laki laki, setelah 3 kali berturut turut 3 bidadari cantik menghiasi rumah kami. <strong>Mujaddid Ilman Mahdan</strong>. Si nomor enam.  Dik Mahdan, lahir di RS Haji Jakarta pada tanggal 23 Juni 2009. Untuk ketiga kalinya dr. Dwi Rasyanti, SpOG membantu umi dalam proses persalinannya. Walaupun dengan agak susah payah, Alhamdulillah dik Mahdan lahir normal dengan berat badan  yang memecahkan rekor berat badan anak-anak umi lainnya, 4,5 kg ! subhanallah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Kali ini tanpa Abi di sisi umi, karena harus mengisi seminar di Semarang, umi ditemani tante Rina dan om Catur, terima kasih ya Om, tante  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Proses persalinan dik Mahdan tidak berlangsung lama, jam 1 pagi umi tiba di RS pada pembukaan 5, jam 2.45 lahirlah anak laki laki umi dan abi yang ganteng dan gagah ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Seorang mujaddid, seorang pembaharu yang memiliki wawasan ilmu yang luas, itulah doa yg umi dan abi panjatkan di balik nama yang telah diberikan. Semoga Allah SWT mengabulkan doa abi dan umi..amiin. Welcome to the RSW family dik Mahdan &#8230;we love u !</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummuirsyad.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummuirsyad.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummuirsyad.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummuirsyad.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummuirsyad.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummuirsyad.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummuirsyad.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummuirsyad.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummuirsyad.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummuirsyad.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=247&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/11/09/new-released-in-2009-mereka-yang-kusayang-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/603cce72a2881f7536a34b296a1bcf31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/11/img_5780.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mahdan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu Sudah Tidak Ada</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/02/02/ibu-sudah-tidak-ada/</link>
		<comments>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/02/02/ibu-sudah-tidak-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 11:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummuirsyad.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini sebenarnya saya tulis untuk memenuhi ajakan Mbak Asma Nadia di facebooknya, untuk membuat buku tentang pengalaman menghadapi kematian orang yang dicintai. Tetapi, berhubung sudah terlalu lama ngendon di folder document laptop saya, akhirnya saya putuskan untuk mempublishnya di blog.
Kami sekeluarga tinggal di Semarang, kota kecil ibukota Jawa Tengah yang berudara panas. Ayahku adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=217&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;"><em>Tulisan ini sebenarnya saya tulis untuk memenuhi ajakan Mbak Asma Nadia di facebooknya, untuk membuat buku tentang pengalaman menghadapi kematian orang yang dicintai. Tetapi, berhubung sudah terlalu lama ngendon di folder document laptop saya, akhirnya saya putuskan untuk mempublishnya di blog.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;"><img class="alignleft size-full wp-image-219" title="iluvumom1" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/02/iluvumom1.jpg?w=122&#038;h=91" alt="iluvumom1" width="122" height="91" />Kami sekeluarga tinggal di Semarang, kota kecil ibukota Jawa Tengah yang berudara panas. Ayahku adalah seorang pegawai negeri di salah satu instansi Departemen<span>  </span>Keuangan. Ibuku seorang ibu rumah tangga sejati, tinggal di rumah, mengurus rumah dan anak-anak. Saat itu aku adalah anak ketiga dari 3 bersaudara. 2 orang kakak laki-lakiku, yang seorang 1 tahun dan seorang lagi 3 tahun lebih tua dariku. Kami adalah keluarga yang bahagia.</span><span id="more-217"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Ibuku hanya seorang lulusan SLTA. Beliau adalah mantan pegawai RRI yang segera berhenti<span>  </span>bekerja setelah menikah. Menjahit dan memasak adalah hobinya. Waktu-waktu luangnya di rumah digunakannya dengan mengikuti kursus masak dan menjahit.<span>  </span>Baju-baju miliknya dan kami anak-anaknya sebagian besar adalah buah tangannya. Di saat-saat tertentu kue-kue kering dan <span> </span>cake hasil olahannya terhidang di atas meja makan kami. Ibu juga yang mengantar anak-anaknya ke sekolah, mengajariku baca tulis dan membimbing kakak-kakakku belajar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Masih terang dalam ingatanku, senyum gembiranya mengembang ketika pertama kali Ibu bisa menaiki motor Yamaha bebek berwarna merahnya. Sejak saat itu kami bertiga, sering dibonceng ibu ke mana-mana. Setiap pagi dan siang, dengan setia Ibu mengantar dan menjemput kami anak-anaknya ke sekolah. Pernah suatu saat, ketika mendadak aku harus mengikuti lomba senam di TK, menggantikan teman yang sakit, aku dan Ibu harus pontang-panting mencari seragam senam yang susah didapat di sembarang toko. Dengan dibonceng di atas motornya, akhirnya kami menemukan seragam yang dicari …pyuh lega sekali rasanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Hingga suatu saat, kondisi kesehatan ibuku tidak menentu. Ketika itu aku kurang lebih berumur 5 tahun. Ibu mulai sering bolak balik ke rumah sakit. Aku tidak paham penyakit apa yang diderita ibu. Mungkin karena aku masih begitu kecil, sehingga tidak ada orang di rumah yang mau memberitahukan penyakit ibu. Kadang-kadang ibu harus menginap di rumah sakit, aku hanya bisa bertemu ketika diajak ayah membesuk ibu. Badan ibu makin kurus, rambutnya mulai rontok, kulitnya agak menghitam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Ketika berada di rumah, ibu banyak berbaring di tempat tidur. Tubuhnya semakin kurus, hingga tinggal tulang berbalut kulit. Bau yang kurang sedap samar-samar tercium dari kamarnya. Kalau hendak ke kamar mandi beliau harus dipapah. Kadang-kadang beliau juga pingsan, sehingga harus segera diciumkan wewangian untuk membuatnya sadar. Aku mengamati semua hal ini dan tak mengerti, apa sebenarnya yang sedang menimpa ibuku. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Saat itu aku berusia 7 tahun, baru saja menginjak kelas 1 SD. Ibu untuk kesekian kalinya kembali dirawat di rumah sakit. Untunglah di rumah ada bibiku, saudara sepupu ayah yang menemani dan melayani semua kebutuhanku dan kakak-kakakku. Suatu sore, ketika aku bersama teman-temanku sedang berada di masjid, menjelang maghrib, tiba-tiba bibiku datang dan mengajakku pulang ke rumah. Tidak ada penjelasan, hanya kata-kata harus segera pulang. Di rumah sudah ramai banyak orang, tetangga berdatangan, kursi-kursi<span>  </span>diatur, tenda dipasang. Di samping rumah didirikan bangku panjang dari bambu, di sebelahnya ada 2 drum besar berisi air yang diberi bunga. Semakin malam, semakin banyak tamu yang datang. Keluarga yang tinggal di Semarang satu persatu hadir, memelukku, yang masih belum mengerti apa yang terjadi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Menjelang tengah malam, keheningan malam dipecahkan dengan suara sirene ambulans. Dan ambulans itu berhenti tepat di depan rumahku. Beberapa orang masuk ke dalam mobil, kemudian keluar sambil menggotong sesosok tubuh yang tertutup selimut putih. Di ruang tamu berkarpet, telah tergelar sehelai tikar dialasi kain batik yang sekelilingnya ditaburi bunga dan diberi wewangian, kemudian sesosok tubuh itu perlahan-lahan diletakkan di atasnya. Ayahku masih belum berada di rumah. Aku tidak bisa tidur karena banyaknya orang yang ada di rumah. Pertanyaan besar menggaung dalam hatiku, siapa sesosok tubuh yang diletakkan di atas kain batik itu? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Tidak lama kemudian ayah sampai di rumah bersama beberapa orang di mobil. Setelah berpelukan dengan saudara saudara dan tetangga yang hadir, ayah mengajak kami, ketiga anak-anaknya ke dalam kamar, lalu beliau berbicara “ Ibu sudah meninggal, ibu sudah tidak ada” Kemudian ayah menggandeng kami ke ruang tengah, duduk di samping sesosok tubuh tertutup kain putih itu. Perlahan dibukanya selimut putih yang menutup bagian kepala, tampak wajah ibuku. Ibuku seperti sedang tidur, matanya terpejam, wajahnya putih pucat, mulutnya terkatup. Apakah maksud perkataan ayah bahwa ibu meninggal, ibu sudah tidak ada ? Bukankah ibu masih ada dan sedang tertidur di hadapan kami? Sambil mendengar orang yang mengaji di ruang tamu, malam itu aku tidur masih dengan sejuta tanya di benakku, sebenarnya apa yang terjadi dengan ibuku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Bangun pagi, di rumah masih banyak orang, saudara-saudara dari luar kota turut berdatangan. Seorang bibiku yang tinggal di Denpasar, Bali, memelukku erat sambil meneteskan air mata. Mengapa semua orang bersedih ? Kursi-kursi di luar rumah semakin dipenuhi banyak orang, teman-teman sekantor ayah yang aku kenal baik pun hadir. Hari ini aku tidak sekolah, begitu pula kedua kakakku. Tiba-tiba namaku dipanggil ayah, kemudian ayah mengajakku menuju deretan kursi di luar rumah, ada wajah yang sangat kukenal di sana, ternyata adalah guru kelasku ! Beliau segera memelukku, membisikkan kata-kata, yang tidak begitu aku dengar, kemudian beliau berbincang-bincang dengan ayah. Mengapa semua orang hadir di rumahku? Mengapa Bu Guruku tidak mengajar di kelas? Mengapa saudara-saudaraku bersamaan datang mengunjungi rumahku? Sejuta pertanyaan yang ingin kuteriakkan, tetapi orang-orang sepertinya sibuk mempersiapkan sesuatu yang tidak aku mengerti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Menjelang siang, ayah kembali mengajak aku dan kakak-kakakku mendekati tubuh ibuku yang masih terbaring di ruang tamu. Dibukanya tutup yang menutupi wajah ibuku, tubuh ibu telah dipakaikan baju putih, ayah menyuruhku mencium wajah ibuku, kucium pipi kanan kiri ibuku. Kulitnya terasa dingin menyentuh bibirku. Mengapa ibu belum bangun padahal hari telah siang?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Tidak lama kemudian tubuh ibuku dimasukkan ke dalam sebuah usungan. Usungan itu kemudian ditutup dengan selembar kain hijau yang bertuliskan tulisan arab. Di luar ada seorang yang berbicara memakai pengeras suara, ternyata adalah pamanku, adik ayahku. Selesai pamanku berbicara beberapa orang saudaraku mengangkat usungan dan perlahan-lahan berjalan membawanya keluar rumah. Bibiku mengajak aku dan kakak-kakakku menuju usungan itu, kemudian dengan merunduk kami dibimbing bibi berjalan di bawah usungan di mana tubuh ibuku diletakkan tadi. 3 kali kami harus melakukan itu. Tentu saja dengan tambahan pertanyaan yang semakin memadati pikiranku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Perlahan-lahan saudara-saudaraku yang menggotong usungan tadi berjalan meninggalkan rumah kami diikuti ayah, saudara-saudara yang lain serta tamu-tamu yang kebanyakan adalah laki-laki. Aku masih berdiri bersama bibiku. “Bi, Ibu mau dibawa ke mana?” tanyaku. “Ibu mau dibawa ke masjid, dik, habis itu akan dikuburkan di kuburan kampung kita’, jawab Bibi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;">Kuburan. Tiba-tiba seperti ada kilat yang lewat di depan mataku setelah mendengar kata itu diucapkan bibiku.Kuburan, kami sangat mengenal tempat ini. Sering aku lewati ketika berangkat sekolah. Kata orang, yang tinggal di kuburan itu orang-orang yang tidur dan tidak bangun-bangun lagi. Kuburan itu akan menjadi tempat tinggalnya. Tidak bersama lagi dengan keluarganya. Dan ibuku akan menjadi salah satu orang yang tinggal di sana. Tidak bersama-sama kami lagi di rumah. Kesadaran itu menyentakkan hatiku. Menjawab semua pertanyaan yang kupendam sejak hari sebelumnya. Perlahan air mataku menetes, dan mulutku memanggil dengan lirih.. ‘Ibu’.. dan tiba-tiba seperti <span> </span>air bah yang tidak bisa terbendung, tangis kerasku memecahkan keheningan suasana. Bibiku segera memelukku, pandangan semua orang tertuju kepadaku, pandangan iba dan sedih. Tapi usungan yang berisi tubuh ibuku itu tetap digotong menuju arah masjid dan kuburan.<span>  </span>Beberapa bibiku yang lain segera menghampiriku, membawaku ke dalam rumah, membujuk dan menghiburku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;"><img class="alignright size-full wp-image-221" title="rip" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/02/rip.jpg?w=96&#038;h=123" alt="rip" width="96" height="123" />Di masa dewasaku, barulah kutahu. Ibuku menderita kanker serviks, kanker leher rahim. Penyakit menakutkan yang menjadi momok bagi kaum wanita. Ibuku harus menjalani terapi dan radiasi yang membuat rambutnya rontok dan menghitamkan kulit putihnya. Dan ketika tubuh ringkihnya tidak dapat lagi bertahan, maka beliaupun menyerah kepada takdir Nya, meninggalkan kami, suami dan ketiga orang anak yang dicintainya. Tak banyak yang terekam dalam memoriku kenangan bersama ibuku, karena saat itu aku masih seorang anak kecil, tetapi kenangan saat kematian ibuku adalah kenangan yang kuat melekat di benakku. Pada saat itu pertama kali aku paham akan hakikat kematian, yang selanjutnya akan banyak terjadi dalam kehidupanku, kematian orang-orang yang kucintai.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummuirsyad.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummuirsyad.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummuirsyad.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummuirsyad.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummuirsyad.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummuirsyad.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummuirsyad.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummuirsyad.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummuirsyad.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummuirsyad.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=217&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummuirsyad.wordpress.com/2009/02/02/ibu-sudah-tidak-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/603cce72a2881f7536a34b296a1bcf31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/02/iluvumom1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">iluvumom1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2009/02/rip.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Busyro : Naik Kelas dan Khitan</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/07/09/busyro-naik-kelas-dan-khitan/</link>
		<comments>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/07/09/busyro-naik-kelas-dan-khitan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 15:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummuirsyad.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada alasan untuk tidak menulis, itu dogma yang sering dilontarkan oleh suami tersayangdi rumah. Tapi apa daya, keinginan menulis kadang harus mengalah oleh kesibukan-kesibukan saya di rumah. Lebih lagi, saya termasuk tipe yang membutuhkan waktu dan ruang yang comfortable untuk menulis, dan itu sangat jarang saya bisa dapatkan. Berbeda dengan membaca, yang bisa dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=31&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><a href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/good-news1.jpg"><img src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/good-news1.jpg?w=98&#038;h=118" alt="" title="good-news1" width="98" height="118" class="alignleft size-full wp-image-119" /></a>Tidak ada alasan untuk tidak menulis, itu dogma yang sering dilontarkan oleh <A href="http://romisatriawahono.net/">suami tersayang</A>di rumah. Tapi apa daya, keinginan menulis kadang harus mengalah oleh kesibukan-kesibukan saya di rumah. Lebih lagi, saya termasuk tipe yang membutuhkan waktu dan ruang yang comfortable untuk menulis, dan itu sangat jarang saya bisa dapatkan. Berbeda dengan membaca, yang bisa dilakukan dalam keadaan yang kurang comfortable sekalipun. Itulah sebabnya, frekuensi saya menulis di blog mungkin tidak bisa menyamai blogger lain yang produktif menulis di blognya.<span id="more-31"></span></p>
<p align="justify">Ngomong-ngomong tentang kesibukan di rumah, bulan Juni-awal Juli ini kesibukan di rumah melebihi hari-hari biasanya. Diawali pada awal Juni yang lalu, Irsyad dan Hasan harus menghadapi ulangan formatif terakhir di semester 2 ini, dilanjutkan dengan final exam alias ulangan kenaikan kelas. Sebenarnya Irsyad dan Hasan sendiri terkesan santai menghadapi ujian-ujian itu, justru umminya yang jadi senewen melihat anak-anaknya yang nyantai <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Alhamdulillah, dalam kondisi badan yang sehat anak-anak dapat melewati ujian kenaikan kelas dengan baik. Dan hasilnya, senyum cerah menghiasi wajah umi ketika datang ke sekolah mengambil raport <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah, Irsyad dan Hasan naik kelas dengan nilai yang cukup memuaskan. Irsyad naik kelas 4 dan Hasan naik kelas 2.</p>
<p align="justify">Tiba saatnya liburan akhir tahun ajaran. Mengingat tidak ada agenda khusus untuk liburan keluarga, untuk memaksimalkan masa liburan, pada hari Selasa 1 Juli 2008, 2 orang anak laki-laki ummi dan abi telah memenuhi kodratnya sebagai laki-laki sesuai dengan syariat Allah SWT yaitu berkhitan. Meja makan di rumah yang telah disulap menjadi meja operasi menjadi tempat pelaksanaannya. Agak sedikit &#8220;heboh&#8221; ketika giliran pertama, Irsyad, dan &#8220;sangat tenang&#8221; ketika giliran kedua, Hasan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  2 jam, dan selesailah operasi kecil yang dilakukan di ruang keluarga rumah kami. Alhamdulillah, berjalan lancar, dan sekarang Irsyad dan Hasan dalam pemulihan pasca operasi. Untuk seluruh keluarga, handai taulan, tetangga dan teman-teman, terima kasih atas doa-doanya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummuirsyad.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummuirsyad.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummuirsyad.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummuirsyad.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummuirsyad.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummuirsyad.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=31&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/07/09/busyro-naik-kelas-dan-khitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/603cce72a2881f7536a34b296a1bcf31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/good-news1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">good-news1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wabah Cacar Air</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/04/05/wabah-cacar-air/</link>
		<comments>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/04/05/wabah-cacar-air/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 06:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummuirsyad.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Kalau saya ditanya apa yang paling merepotkan dengan punya anak banyak, maka jawabnya adalah ketika terjadi wabah penyakit di rumah. Wabah penyakit di sini biasanya penyakit-penyakit yang mudah menular akibat kontak fisik. Maklum,it&#8217;s impossible untuk menyuruh anak-anak yang sakit berdiam di kamar guna menghindari kontak fisik dengan saudara-saudaranya. Maka, ketika 2 pekan yang lalu, Nana terkena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=26&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><a href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/chicken-pox.jpg"><img src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/chicken-pox.jpg?w=117&#038;h=149" alt="" title="chicken-pox" width="117" height="149" class="alignright size-full wp-image-91" /></a>Kalau saya ditanya apa yang paling merepotkan dengan punya anak banyak, maka jawabnya adalah ketika terjadi wabah penyakit di rumah. Wabah penyakit di sini biasanya penyakit-penyakit yang mudah menular akibat kontak fisik. Maklum,it&#8217;s impossible untuk menyuruh anak-anak yang sakit berdiam di kamar guna menghindari kontak fisik dengan saudara-saudaranya. Maka, ketika 2 pekan yang lalu, Nana terkena cacar air, saya sudah mempersiapkan diri (fisik, mental, finansial) akan bakal datangnya wabah cacar air di rumah. Sampai-sampai dokter anak langganan juga udah warning &#8230;siap-siap bu..anak-anak yang lain mungkin bakal kena juga.<span id="more-26"></span></p>
<p align="justify">Sesuai dugaan, 2 pekan kemudian, Yuka, disusul Abang Hasan, dan terakhir Adek Azka. Mas Irsyad sejauh ini masih aman-aman saja. Tetapi menurut analisa saya (he..he..sok menganalisa), anak-anak biasa-biasa aja tuh,gak rewel-rewel amat, keluhan utama paling rasa gatalnya. Mungkin benar kata banyak orang, cacar air itu penyakit anak-anak, jadi ketika yang terkena sudah dewasa, justru rasanya lebih &#8220;menderita&#8221;. Maklum, dulu saya terkena ketika berumur 24 tahun, ketika sedang hamil 8 bulan Mas Irsyad. Dan bekas cacarnya juga, sampai saat ini masih kelihatan. Kalau anak-anak, karena pergantian sel-sel kulitnya masih aktif, mungkin lebih cepat perbaikannya. Jadi kesimpulannya, ibu-ibu tidak perlu panik ketika anak-anaknya terkena cacar air  he he <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummuirsyad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummuirsyad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummuirsyad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummuirsyad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummuirsyad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummuirsyad.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=26&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/04/05/wabah-cacar-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/603cce72a2881f7536a34b296a1bcf31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2008/10/chicken-pox.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">chicken-pox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mereka Yang Kusayang</title>
		<link>http://ummuirsyad.wordpress.com/2007/04/03/mereka-yang-kusayang/</link>
		<comments>http://ummuirsyad.wordpress.com/2007/04/03/mereka-yang-kusayang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 13:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ummuirsyad.wordpress.com/2007/04/03/mereka-yang-kusayang/</guid>
		<description><![CDATA[Abdurrahman Yusuf Irsyad. Biasa disapa dengan Irsyad. Si sulung, lahir tanggal 15 Juni 1998 di Saitama, Jepang.Lahir bersamaan dengan musim hujan menjelang musim panas di Jepang, atau orang Jepang menyebutnya dengan tsuyu. Sejak kecil, Irsyad &#8216;ngga pernah ngerepotin umminya. Mau aja ditinggal achi kochi (ke sana sini), nyuci pakaian, njemur, masak, dll sementara dianya asyik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=8&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="irsyad2.jpg" href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/irsyad2.jpg"></a><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-240" title="irsyad" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/p6300204.jpg?w=125&#038;h=150" alt="irsyad" width="125" height="150" />Abdurrahman Yusuf Irsyad</strong>. Biasa disapa dengan <strong>Irsyad</strong>. Si sulung, lahir tanggal 15 Juni 1998 di Saitama, Jepang.Lahir bersamaan dengan musim hujan menjelang musim panas di Jepang, atau orang Jepang menyebutnya dengan <em>tsuyu</em>. Sejak kecil, Irsyad &#8216;ngga pernah ngerepotin umminya. Mau aja ditinggal achi kochi (ke sana sini), nyuci pakaian, njemur, masak, dll sementara dianya asyik main sendiri. Makanan favoritnya adalah segala makanan yang berbau karbohidrat, seperti nasi, mi, dan pasta. Bisa ditebak, Irsyad jadi anak ummi dan abi yang paling gemuk di rumah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Karena lahir, dan sempat sekolah di Jepang selama 2 tahun, ketika pulang ke Indonesia kemampuan bahasa Indonesianya agak memprihatinkan. Tapi Alhamdulillah, setelah beberapa lama masuk sekolah di TK perlahan-lahan kemampuan bahasanya membaik. Mas Irsyad, demikian panggilan kesayangannya, adalah seorang kakak yang suka mengalah kepada adik-adiknya.Mudah-mudahan bisa menjadi teladan yang baik buat adik-adik ya mas&#8230;..love you</p>
<p><a title="hasan2.jpg" href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/hasan2.jpg"></a><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-241" title="hasan" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5110.jpg?w=90&#038;h=150" alt="hasan" width="90" height="150" />Abdussalam Faqih Hasan</strong>. Si Nomor Dua. <strong>Hasan</strong>, nama panggilannya. Lahir 9 Oktober 2000 di Saitama, Jepang. Kalau Mas Irsyad lahir di musim panas, Mas Hasan lahir ketika suhu udara mulai dingin, yaitu musim gugur atau <em>aki</em>. Saat itu ummi agak kepayahan, karena 2 hari kontraksi gak maju-maju <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Akhirnya dokter memutuskan untuk induksi. Alhamdulillah, setelah proses yang lumayan lama, anak ummi dan abi yang kedua muncul ke dunia. Kalau mas Irsyad agak pendiam, si nomor dua ini boleh dibilang agak cerewet <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Tapi Hasan anak yang berani lho, sejak Play Group sampai sekarang, sekolah gak pernah dianterin dan ditungguin ummi. Oleh karena itu di sekolah dia dikenal dengan panggilan Abang Hasan, karena sifatnya yang dewasa itu &#8230;.begitu kata bu guru. Selalu jadi anak pemberani ya bang Hasan&#8230;love you</p>
<p><a title="yuka2.jpg" href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/yuka2.jpg"></a><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-242" title="Yuka..senyum dulu ah " src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/yuka-senyum-dulu-ah-he-he.jpg?w=106&#038;h=150" alt="Yuka..senyum dulu ah " width="106" height="150" />Salsabila Yuka Izzatunnisa</strong>. Si Nomor Tiga. <strong>Yuka</strong>, demikian dia disapa. Anak perempuan pertama ummi dan abi. Lahir tanggal 24 Juni 2003,di Saitama, Jepang. Seperti halnya mas Irsyad, Yuka juga lahir di musim panas. Ketika hamil, sengaja ummi gak minta dikasih tahu <em>sensei</em>, jenis kelamin bayi. Jadi ketika perawat memberitahu bahwa yang lahir adalah <em>onnanoko</em> (anak perempuan), surprise banget&#8230;.alhamdulillah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yuka artinya bunga yang lembut, tapi entah kenapa Yuka jadi anak yang paling cerewet di rumah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Tapi, Yuka adalah anak ummi dan abi yang paling cepat dan pintar ngomong. Pandai menirukan nyanyian dan gerak tarian. Semoga jadi anak yang pintar dan sholehah ya&#8230;..love you</p>
<p><a title="nana2.jpg" href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/nana2.jpg"></a><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-243" title="nana" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5329.jpg?w=150&#038;h=147" alt="nana" width="150" height="147" />Nadhifah Laila Ramadhani</strong>. Si Nomor Empat. <strong>Nana</strong>, seperti namanya lahir di malam bulan suci Ramadhan. Tepatnya tanggal 19 Oktober 2005, di Rumah Sakit Haji Jakarta. Jadi Nana adalah anak ummi dan abi pertama yang &#8220;made in Indonesia&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Si cantik yang satu ini, proses kelahirannya paling cepat di antara yang lainnya. Dengan hanya 2 kali tarikan nafas, Nana terlahir ke dunia. Sayang, setelah lahir Nana sempat harus dirawat di ruang neonatus karena kadar bilirubin dalam darahnya yang tinggi. Jadilah ummi harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menyusui. Alhamdulillah setelah 5 hari dirawat, Nana diperbolehkan pulang. Agak deg degan juga waktu itu, soalnya udah deket hari raya Idul Fitri, sedih dong kalau Nana harus berlebaran di rumah sakit <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Semoga Nana selalu diberi kesehatan ya&#8230;.amiin ..love you.</p>
<p><a title="azka2.jpg" href="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/azka2.jpg"></a><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-244" title="azka" src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5078.jpg?w=139&#038;h=150" alt="azka" width="139" height="150" />Naura Azka Sadidah.</strong> Si Nomor Lima. <strong>Azka</strong> lahir tanggal 20 November 2006, di Rumah Sakit Haji Jakarta. Paling lama mundurnya dari hari perkiraan lahir, 9 hari ! rekor deh <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Sampai-sampai Eyang putri yang datang dari Semarang habis duluan cutinya, Azka belum lahir juga. Setelah 4 jam diinduksi -bu dokter bilang &#8220;digelitikin&#8221;- alhamdulillah Azka lahir ke dunia. Wajahnya paling &#8220;njawani&#8221;, begitu kata teman-teman ummi yang udah ngelihat Azka. Kalau yang lain Japanese, yang ini Javanese..he..he.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Gak pa pa ya dik Azka, Japanese atau Javanese, Azka adalah buah hati ummi dan abi. Cepet gede yah, biar bisa main dengan kakak yang lain&#8230;love you</p>
<p><img src="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/romi.jpg" border="0" alt="romi.jpg" hspace="5" align="right" /><strong>Romi Satria Wahono</strong>. Si Nomor&#8230;bukan ding <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Beliau inilah yang dipanggil <strong>Abi</strong> oleh kelima buah hati kami. Pekerja keras yang gak kenal waktu, apalagi kalau udah di depan komputer <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Bapak yang hangat dan care kepada anak-anaknya, suami yang penyayang dan pemurah kepada istrinya&#8230;.duuhhh <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Paling suka sayur asem-asem, jadi kalau saya udah kehilangan ide mau masak apa, sayur inilah pilihannya, dijamin gak bakalan protes..he..he. Tempat hiburan favorit adalah toko buku dan toko elektronik. Pernah dengar kota Akihabara ? Kota elektronik yang terkenal di Jepang. Dulu pernah diajak jalan-jalan ke tempat ini, sampai di rumah pusing dan muntah-muntah, habis gak ada indahnya sama sekali <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Kapok deh, sejak itu gak mau lagi diajak ke sana. Suka diprotes anak-anak, karena jarang libur di hari libur, jadi kalau pas hari libur Abi ada di rumah, anak-anak malah bilang &#8230;Abi gak kerja ?..he.he. Tapi kami mengerti, Abi bekerja keras buat kami semua&#8230; ya gak <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Abi..ganbatte ne..we love you.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ummuirsyad.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ummuirsyad.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ummuirsyad.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ummuirsyad.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ummuirsyad.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ummuirsyad.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ummuirsyad.wordpress.com&blog=352838&post=8&subd=ummuirsyad&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ummuirsyad.wordpress.com/2007/04/03/mereka-yang-kusayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/603cce72a2881f7536a34b296a1bcf31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/p6300204.jpg?w=125" medium="image">
			<media:title type="html">irsyad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5110.jpg?w=90" medium="image">
			<media:title type="html">hasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/yuka-senyum-dulu-ah-he-he.jpg?w=106" medium="image">
			<media:title type="html">Yuka..senyum dulu ah </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5329.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/img_5078.jpg?w=139" medium="image">
			<media:title type="html">azka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ummuirsyad.files.wordpress.com/2007/04/romi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">romi.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>